“Bagi kami KPPI, data ini bukan sekadar angka. Ini adalah cerita hidup warga pesisir yang mereka perjuangkan, memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang layak, aman, dan bermartabat” Jihan Nafisah, anggota KPPI Kota Surabaya Setelah menyusun laporan, KPPI menyampaikan hasil pendataan kepada pemerintah Kelurahan. Namun, alih-alih langsung menerima, pihak kelurahan meragukan kebenaran data tersebut. READ MORE
Terkini
Krisis WASH di Pesisir: Menagih Hak atas Air Bersih, Sanitasi Layak, dan Ruang Hidup Bersih Bagi Keluarga Nelayan
Pembangunan kawasan pesisir di Indonesia saat ini masih diwarnai oleh ketimpangan yang mendasar. Perhatian pemerintah selama ini masih cenderung pada program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang hanya berfokus pembangunan infrastruktur penunjang produksi perikanan seperti dermaga, pabrik es, dan fasilitas cold storage saja, hal ini berkontradiktif dengan dimensi ruang hidup dan kualitas pemukiman warga nelayan READ MORE
Rusmini (Kendal)
Di pesisir Kendal, Jawa Tengah, penguatan perempuan lahir dari inisiatif para penggiat UMKM yang melihat langsung kerentanan ekonomi keluarga nelayan. Salah satunya adalah Bu Rusmini, pelaku UMKM dan pengrajin batik Kendal, yang aktif menggerakkan KPPI Kendal sebagai ruang belajar dan pemberdayaan perempuan pesisir. Keunikan KPPI Kendal terletak pada latar belakang pengurusnya yang bukan berasal dari READ MORE
Beban Ganda Perempuan Pesisir: Ketidakadilan Gender dan Dampak Krisis Ekologis
Perbincangan mengenai gender sering disalahpahami, seolah-olah hanya sebatas pembedaan biologis. Padahal, untuk memahami esensinya, kita perlu memisahkannya dari jenis kelamin (sex). Jenis kelamin adalah perbedaan biologis dan anatomis (seperti memiliki rahim atau memproduksi sperma) yang bersifat universal. Sebaliknya, gender adalah konstruksi sosial dan budaya yang dibangun masyarakat, mencakup peran, perilaku, dan harapan yang dilekatkan pada READ MORE
Surat dari Dayah – Edisi Ruang Hidup dan Perlawanan
Ketika pelayanan publik dijanjikan sebagai hak setiap warga, perempuan di desa-desa justru sering merasakan betapa panjang dan terjal jalan menuju keadilan. Air bersih yang semestinya mudah dijangkau, pengelolaan sampah yang seharusnya menjadi layanan dasar, hingga ruang aman untuk menyampaikan aspirasi—semuanya masih kerap terasa jauh dari jangkauan. Dalam edisi terbaru Surat dari Dayah, kita diajak mendengar READ MORE
Rosita
Di pesisir Tangerang, Rosita menjalani hari-harinya sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja kerang. Ia bersama perempuan nelayan lain di KPPI Tangerang setiap pagi mengupas kerang hijau, menetrik kerang, dan membereskan jaring. Dari tangan-tangan mereka, hasil laut yang keras dan berlendir itu menjadi sumber penghidupan bagi keluarga. Namun, di balik keseharian itu, gelombang tantangan kian besar. READ MORE
Surat dari Dayah – Ketika Ruang Hidup Menyempit
Ketika pembangunan menjanjikan kemajuan, perempuan pesisir justru merasakan penyempitan ruang hidup. Tanah yang mereka pijak, air yang mereka timba, dan ruang untuk bernapas kini semakin sempit, terdesak oleh proyek-proyek besar yang mengatasnamakan kepentingan bersama. Dalam edisi terbaru Surat dari Dayah, kita diajak mendengarkan suara dari permukiman pesisir, tempat perempuan menjemur ikan, menimba air, dan menata READ MORE
Wujudkan Akses Air Minum yang Aman dan Sanitasi Layak Bagi Perempuan Pesisir
Krisis air bersih dan sanitasi masih menjadi persoalan serius di wilayah pesisir Indonesia. Hasil audit sosial Koalisi PRIMA (Penguatan Representasi dan Inklusi Perempuan dalam Anggaran) tahun 2023–2025 menunjukkan bahwa 41% rumah tangga pesisir belum memiliki akses sanitasi aman, dan hanya 20% yang terhubung ke jaringan pipa air bersih. Di kampung kota, kondisinya bahkan lebih buruk: READ MORE
Strategi Adaptasi Perempuan Pesisir Demak Menghadapi Dampak Perubahan Iklim
Perempuan pesisir di Kabupaten Demak memiliki pengalaman unik dalam memahami perubahan iklim. Pengetahuan mereka tidak diperoleh semata-mata dari buku pelajaran atau bahkan seminar atau Pendidikan formal lainnya, melainkan tumbuh dari pengalaman hidup sehari-hari, dari observasi terhadap laut, cuaca, dan dampaknya bagi keluarga serta lingkungan sekitar. Proses belajar ini berjalan alami melalui interaksi mereka dengan suami READ MORE
Surat dari Dayah- Edisi Kemerdekaan
Di bulan kemerdekaan ini, Dayah kembali menyapa perempuan-perempuan pesisir lewat sepucuk surat. Surat yang berangkat dari kisah nyata, tentang bagaimana perempuan harus bertahan hidup di tengah badai persoalan. Dari Indah, seorang janda muda di Batu Bara yang berjuang menghidupi bayi dan ibunya yang sakit, hingga Ibu Ribut di Kendal yang rumah dan desanya kian tenggelam READ MORE










