Bahan Bacaan untuk Pendokumentasian Wilayah Kelola Perempuan Pesisir

Buku ini disusun sebagai upaya memperkuat Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) dalam mendokumentasikan sumber agraria dan sistem tenurial pesisir, serta pengelolaan sumber daya pesisir berbasis pengalaman perempuan dengan pendekatan Hak AsasiManusia. Pengetahuan ini diangkat melalui proses belajar bersama untuk menyoroti peran perempuan nelayan yang krusial dalam pemenuhan pangan keluarga, meskipun hingga kini belum sepenuhnya diakui. READ MORE

KPPI Sumenep

Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Sumenep lahir pada 6 Desember 2023, di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Organisasi ini bukan sekadar perkumpulan, tetapi wadah bagi perempuan pesisir untuk memperjuangkan hak-haknya, mempertahankan ruang hidupnya, dan menguatkan kemandirian ekonominya. Di bawah kepemimpinan Yusnaniyah, M.Pd, KPPI Sumenep berkomitmen membangun keadilan dan kesejahteraan gender di kalangan perempuan pesisir. Mereka READ MORE

Tantangan dan Solusi Sanitasi, Persampahan, dan Air Bersih di Wilayah Pesisir Indonesia

Sanitasi, persampahan, dan akses air bersih merupakan isu krusial yang masih menjadi tantangan besar di wilayah pesisir Indonesia. Meskipun pemerintah telah mencatat kemajuan dalam meningkatkan akses air minum hingga 90,78% dan sanitasi layak hingga 80,92%, hanya 7,5% rumah tangga yang menikmati air minum aman dan 10,16% yang memiliki fasilitas sanitasi aman (lestari.kompas, 2024). Ketimpangan akses READ MORE

Solusi Perempuan Pesisir untuk Krisis Air Bersih dan Sampah

Perempuan pesisir di Indonesia terus menunjukkan kekuatan dan inisiatif mereka dalam mengatasi krisis air bersih dan sampah. Dari Tangerang hingga Lombok, cerita mereka adalah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari aksi kecil di komunitas. Perjuangan perempuan pesisir bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga tentang mempertahankan martabat, ruang hidup, dan masa depan generasi berikutnya. READ MORE

Surat dari Dayah: Edisi Kedua

Salam hangat dari kami di KPPI! Kami berharap kalian selalu diberi kesehatan dan semangat dalam menjalani kehidupan di pesisir yang penuh tantangan. Saat ini, kami ingin mengajak kalian untuk merenung bersama, terutama terkait dengan isu sanitasi, air bersih, dan sampah yang sangat mempengaruhi keseharian kita. Di tengah perjuangan yang tidak mudah, suara perempuan pesisir harus READ MORE

Perjuangan Perempuan Pesisir Melawan Masalah Sanitasi dan Sampah di Kampung Mereka

Dari Semarang hingga Lombok, suara perempuan pesisir menggema memperjuangkan hak atas lingkungan bersih dan sanitasi yang layak. Cerita-cerita mereka bukan hanya keluhan, tetapi seruan untuk perubahan yang nyata. Perjuangan mereka mencerminkan beban berlapis yang harus dihadapi perempuan pesisir, baik sebagai tulang punggung keluarga maupun penjaga lingkungan.Semarang: Sampah dan Air yang Mengancam Kehidupan Sutiah, warga Tambak READ MORE

Perempuan Pesisir Desak Pemerintah Prioritaskan Air Bersih dan Sanitasi

Air bersih dan sanitasi yang layak menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir di Indonesia. Dalam Rembuk Nasional Perempuan Pesisir yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah pada 11 Desember 2024, berbagai organisasi menyerukan pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengambil langkah nyata mengatasi permasalahan tersebut. Acara yang diinisiasi oleh Koalisi READ MORE

Surat dari Dayah: Edisi Perdana

Teruntuk Perempuan Nelayan yang Saya Cintai Salam hangat! Apa kabar, sahabat-sahabatku? Semoga kalian semua dalam keadaan baik dan penuh semangat di tengah segala tantangan yang kita hadapi. Mari kita renungkan sejenak: bagaimana kondisi kalian saat ini? Apakah kalian telah menjalani rutinitas harian di rumah, di dapur, serta mengurus anak-anak dan suami? Dengan bangga, saya menyampaikan READ MORE

Rahmaya Nofita

Namanya Rahmaya Nofita, pengolah hasil laut dan anggota KPPI DPD Serdang Bedagai. Setiap hari, ia mengolah dan menjual produk laut, keterampilan khas masyarakat pesisir Tanjung Beringin. Wilayah ini dikenal dengan ikan gembung kuring yang besar dan menjadi kebanggaan setempat. Sejak kecil, ia menyadari pentingnya laut sebagai sumber utama kehidupan masyarakat. Meski begitu, perempuan nelayan di READ MORE

KPPI Surabaya

KPPI Surabaya terbentuk sejak 2015 dengan dipelopori oleh Jihan, perempuan nelayan pesisir Nambangan Surabaya. Meski awalnya KPPI belum terbentuk secara resmi, namun para perempuan nelayan sudah ada yang bergabung dengan KNTI. Beranggotakan 40 orang dengan 15 penggerak dalam pengurusan KPPI. Koperasi Bahari 64 adalah prestasi penting KPPI Surabaya. Koperasi ini menjadi penyokong finansial dan kegotong READ MORE