Di pesisir Kendal, Jawa Tengah, penguatan perempuan lahir dari inisiatif para penggiat UMKM yang melihat langsung kerentanan ekonomi keluarga nelayan. Salah satunya adalah Bu Rusmini, pelaku UMKM dan pengrajin batik Kendal, yang aktif menggerakkan KPPI Kendal sebagai ruang belajar dan pemberdayaan perempuan pesisir.
Keunikan KPPI Kendal terletak pada latar belakang pengurusnya yang bukan berasal dari perempuan nelayan, melainkan dari penggiat UMKM. Dari pengalaman tersebut, KPPI Kendal membina perempuan pesisir—terutama istri nelayan—untuk mengembangkan kapasitas diri dan menambah penghasilan keluarga, tanpa harus meninggalkan peran dan ruang hidup mereka di pesisir.
Bersama KPPI Kendal, Bu Rusmini menginisiasi berbagai pelatihan pengolahan ikan agar hasil laut memiliki nilai tambah dan dapat menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan. KPPI Kendal juga bekerja sama dengan dinas-dinas terkait serta POLTEKES dalam penyuluhan kesehatan dan gizi, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan pesisir tidak terpisah dari isu kesehatan keluarga.
Bu Rusmini sendiri adalah pendiri Batik Larasati Collection, brand batik Kendal yang berdiri sejak tahun 2013. Pengalamannya sebagai pengrajin dan pelaku UMKM menjadi bekal penting dalam mendampingi perempuan pesisir—mulai dari keterampilan produksi, pengelolaan usaha, hingga keberanian memasarkan produk.
Melalui KPPI Kendal, Bu Rusmini meyakini bahwa perempuan pesisir adalah aktor penting dalam ketahanan keluarga dan keberlanjutan wilayah pesisir. Ia dikenal sebagai sosok perempuan dengan semangat luar biasa dalam kerja-kerja organisasi, tidak pernah bergantung sepenuhnya pada program dari pusat, dan selalu memiliki inisiatif untuk menggerakkan kegiatan sesuai kebutuhan perempuan pesisir di wilayahnya. Dengan keterampilan, pengetahuan, dan jejaring yang tepat, perempuan didorong untuk lebih berdaya, mandiri, dan percaya pada potensi yang mereka miliki.

